Horasbatak.com - Banyak wawasan kebudayaan dan kecintaan akan sejarah budaya muncul dalam
ranah diskusi demi mendekati kebenaran. begitu juga kala berbicara dan
mendekati sejarah NAIMARATA.
Generasi kemudian dari sejarah masa lalu, hanya bisa mendekati kebenaran historis akan identitasnya dengan bantuan kisah turi-turian yang diwariskan lisan dari generasi ke generasi, catatan sejarah, buku dan "bertemu" tokoh sejarah itu sendiri.
Berikut ini akan kembali dibagikan hasil diskusi panjang dari Facebook Naimarata Indonesia.
Amsal Sagala
HORAS sodaraku,
aku ada saran ni; gimana klu marga2 keturunan dari Ompu Guru Tatea Bulan tersebut dibuatkan semacam SKEMAnya (semacam Buku Tarombo gitu)?
agar dapat diketahui keturunan dari marga apa yang membentuk marga kembali, misalnya klu ga salah seperti MANIK/DAMANIK, itu kan anak dari MALAU yang membentuk marga kembali. soalya saya juga kurang paham nih tentang partuturan dari Opung kita,,,setelah aku gabung ke grup ini,aku baru tahu ternyata ada 26 marga keturunan dari Ompu Guru Tatea Bulan. jadi melalui GRUP ini mudah2an aku dapat mengerti lebih banyak tentang partuturan kita. mauliate parjolo.
Naimarata Indonesia
Jamaludin Sagala:
NAIMARATA adalah sebuah yg konon merupakan TONA Bagi PERSATUAN segenap POMPARAN OMPU GURU TATEA BULAN yg meliputi Semua Keturunan dari:
1. Raja Uti (meski tidak punya Keturunan; Tapi sudah menganggap KETURUNAN NI HAHANGGINA i sbg Keturanannya;
2). Ompu SARIBU RAJA (Minus Pomparan ni SIRAJA LONTUNG..... Ada Cerita tersendiri .... tentu Pomparan SIRAJA BORBOR yg jadi AHLIWARIS GARIS KETURUNAN ,
3). POMPARAN NI LIMBONG
4). POMPARAN NI SAGALA RAJA dan
5). MALAU RAJA.
Asm Ambarita:
Kita keturunan /Pomparan Guru Tatea Bulan minus Pomparan Siraja Lontung, menyebut dirinya NAIMARATA, mohon informasi :
1. Apa itu NAIMARATA , tentunya bukan nama Ompung kita.
2. Kalau itu nama Persatuan atau Parsadaan, darimana asal nama ini.
3. Kapan nama Naimarata ini muncul atau dimunculkan, pada generasi keberapa setelah Ompu Guru Tatea Bulan.
4. Kalau kita membentuk Parsadaan atau Punguan Pomparan Ompu Guru Tatea bualan, sesuai pernyataan diatas, maka Pomparan Siraja Lontung termasuk didalamnya, (Naimarata plus Lontung).
Diharapkan informasi dari sumber-sumber yang kompeten, lengkap dengan referensi kalau ada, karena pertanyaan ini sering muncul dari sesama kita.
Mungkin haha-anggi kita yang membentuk punguan, face book, blog, situs yang mengatas-namakan NAIMARATA dan Pomparan Guru Tatea Bulan dapat memberikan jawaban.
Shalom,
Malau Marlon Malau:
to jamaludin sagala:
Kalo tak salah....LAMERAJA itu pomparan dari Silauraja.... kHUSUSNYA dari marga Manik.... Tapi tidak jadi Marga... mereka tetap masuk/kategori Manik... istilahnya Manik Lamberaja... sory kalo salah.... tq.
Uda, info ini mohon di refisi:
Lamberaja adalah malau. sama seperti malau pasi. dan keduanya adalah satu dari jaman dulu kala sampai selamanya. dan tidak ada marga malau lambean atau marga lambean. yang ada adalah MARGA MALAU. mauliate
Andri Malau
Amsal Sagala:
Horas amang tua,
apa yang amang tua katakan baik sbg masukan bagi kami. Tp kendala untuk itupun ada paling tdk ttg versi dari tarombo yg bergulir di antara marga2 yang tergabung didalam naimarata. tp kami coba untuk mengusahakannya. Tp perminitaan kami ke bp tua dan kita semua yang ada tarombo marganya bisa mengirimkan ke kami.
Jamaludin Sagala
horas amang tua....
klo tona bisa ya ato tdk. yang jelas punguan naimarata terbentuk atas dasar kerinduan bersama untuk berkumpul sebagai satu keluarga. memang dari banyak penelusuran referensial, kita menemukan banyak parsadaan mengenai hal itu. paling tdk spt, borbor marsada (versi yg menjelaskan: ini adalah kumpulan marga pomparan saribu raja (borbor) plus limbong,sagala dan malau raja) --> tp inipun masih banyak pro kontra paling tidak sama seperti saya, borbor mau menyebutkan si raja bor-bor anak dari isteri kedua saribu raja. logika berpikir tarombo tdklah mungkin yang termasuk orang tua masuk ke dalam atau melebur dalam generasi anaknya. dan inilah yg membuat banyak marga di luar borbor tdk bergabung di sini.
yang berikutnya ada punguan naimarata, yaitu kumpulan marga terdiri dari kumpulan marga borbor dari keturunan Saribu Raja, Limbong, Sagala dan Malau raja (malau, manik, ambarita dan gurning). Dan inilah yang di banyak tempat di indonesia ada berdiri punguan ini.
dan dari segi asal pemahaman: Naimarata Berasal dari kata "Nai" dan "Simarata"
Nai artinya raja,
contoh: Nailontungan artinya Raja Lontung
Naisumbaon artinya raja Sumba.
Nai identik dengan Matrilineal (Keturunan Ibu Menjadi patokan garis Keturunan)
Yang Pertama suku batak masih menggunakanna sampai generasi kelima.
Dan Simarata adalah nama kecil dari Op. Guru Tatea Bulan.
atas dasar inilah punguan ini menjadi satu persatuaan marga dari pomparan op. guru tatea bulan. dan ini yang banyak diterima dan semua marga yang ada dapat menerima dan duduk bersama sebagai keluarga.
--> Maaf amang tua siampudan dari op. Guru tatea bulan bukan silau raja tapi malau raja. Jadi ini harus diluruskan biar tdk jadi kesalahan atau kekeliruan ini terus berlanjut.
Andri Malau
Asm Ambarita:
amang uda pertanyaan poin-poinnya kelihatannya sdh kami jawab. kalau ada yg belum terjawab nanti kita jawab.
Malau Marlon Malau
Horas apara doli,
Mungkin pertanyaan apara akan saya jawab dari penulis Sejarah dan Budaya Batak yaitu: Drs. Gens G Malau Ompu Linggom Batu Pagar Bolak yang pernah dimuat di Majalah Horas, No. 51/18-30 November 2005, hlm.32-33).
"... penjelasan arti Malau yang kemudian menjadi Marga Malau:
1. ....
2. Gr. Tatea Bulan memiliki 5 putar dan 5 putri. putra bungsunya ialah Malau Raja,diperkirakan lahir pada tahun 1195, dialah leluhur Malau.
3. Malau Raja Punya keturunan:
1. Malau Pase (Memakai marga Malau)
2. Malau lambe (memakai marga Malau)
3. Malau Manik (memakai marga Manik)
4. Malau Ambarita (memakai marga Ambarita)
5. Malau Gurning (memakai marga Gurning)--> tp dalam perjalanan untuk membedakan Gurning pomparan saribu raja dengan Malau raja, maka skr Gurning dari keturunan Malau raja memakai marga Malau gurning.
4. Di wilayah hunian Simanindo (bagian utara Samosir) nama leluhur Malau Raja berubah menjadi silauraja ama dengan di seluruh Simalungun. sebutan ini dimasyarakatkan oleh Mr. Djariaman Damanik saat menjabat Ketua Pengadilan Negeri Medan juga menjadi ketua punguan silauraja thn 1952 di jalan listrik Medan. Silau raja dengan hanya 4 anak (Malau, Manik (damanik), Ambarita dan gurning).
Penting juga diberitahukan mengenai siapa isteri dari leluhur kita, Op Gens Malau juga megutarakan hal itu:
Op. Malau raja memiliki 3 isteri, yaitu:
1. Ompunta Br Simbolon
2. Ompunta Br. Sitepang (Sitanggang)
3. Ompunta Br. Purba Siboro.
semoga penjelasan ini boleh membuat kita mendapatkan data atau catatan yang benar. Mauliate
Cengly Gurning
Horas....
mauliate di hita sudena na pinasada holong niroha.
Saya ingin turut serta memberi andil dan pemikiran tentang apa yang kita bahas diatas tentang berbagai kompleksitas pertanyaan dan segelumit persoalan yang berkembang dalam Punguan kita.
Kepada Pak Tua Asm Ambarita
* Apa itu NAIMARATA , tentunya bukan nama Ompung kita
Naimarata sebenarnya telah coba di paparkan oleh Ampara Andri di atas dan mengenai hal lain yang kurang mengena tentang ini kita selaku Pengurus Naposo Naimarata selalu mebuka diri setiap waktu untuk saling berkomunikasi tentang berbagai persoalan yang terkait;
* Kalau itu nama Persatuan atau Parsadaan, darimana asal nama ini.
Mengenai asal dan darimana NAIMARATA itu telah juga dibahas oleh ampara Andri, dan sekedar menambahi bahwa sejauh ini dan dari dokumen yang kami punyai adalah NAIMARATA merupakan NAMA Ompu Guru Tatea Bulan, dan sebagian sumber lain menyebutkan bahwa nama lain/nama kecil Op. Guru Tatea Bulan antara lain: MANGARATA, DAENG MANGARATA, Op. Tuan Raja Doli, Op. Raja Buntongan;
* Kapan nama Naimarata ini muncul atau dimunculkan, pada generasi keberapa setelah Ompu Guru Tatea Bulan.
Munculnya atau dimunculkan nya nama NAIMARATA dari data dan turi2an yang berhasil kami himpun merupakan satu tindakan untuk menghilangkan "aib" yang terjadi antara Op. Sariburaja dan Namboru Bou Pareme dengan harapan dikemudian hari para keturunan tidak lagi melakukan kesalahan yang sama dan tidak lagi saling "MARSIBUATON" akka "NAMARIBOTO" seperti yang terjadi antara LIMBONG dan SAGALA
istilah NAIMARATA sebagai satu nama atau wadah sudah lama muncul akan tetapi NAIMARATA sebagai punguan dan pada generasi keberapa masi dalam proses peneletian lebih lanjut karena begitu banyaknya versi dengan segalama penjekassan dan p[emahaman yang berbeda, yang saya rasa kurang lazim diungkapkan dalam media ini dan oleh karena itu kami siap mebuka diri untuk masukan atau informasi lainnya yang terkait;
* tentang Parsadaan atau Punguan Pomparan Ompu Guru Tatea bulan, maka Raja Lontung mempunyai 2 kedudukan antara lain: "bere" karena lahir dari hasil hubungan Op. Sariburaja dan Bou Pareme, dan "anak" karena merupakan Suami dari bou Pareme. mengenai hal ini dari data dan turi2an yang kami peroleh bahwa sepenuhnya diserahkan kembali pada Raja Lontung mau duduk dimana posisi mana, apakah anak atau bere yang pada akhirnya mereka memilih sebagai bere. ini merupakan problematika yang semestinya dibahas bersama dan dari harus dilihat dari segala bentuk sudut pandang sehingga dapat diselesaikan, akan tetapi saya yang juga termasuk anggota PPOGTB pusat pernah menanyakan hal yang sama tentang Bagaimana Kedudukan Lontung dalam punguan ini dan jawaban yang mereka berikan adalah sebagai berikut: Klaau mereka datang atas nama Raja lontung maka kita akan terima akan tetapi kalau yang datang adalah pinompar ni lontung seperti simamora atau yang lainnya maka kita tidak akan menerima.
menurut hemat saya jawaban yang diberikan masi menimbulkan problematika dan persoalan baru dan oleh karena itu kami Naposo Naimarata memberanikan diri untuk menyatakan berdiri dengan harapan mampu mengumpulkan bahan dan data sehingga apa yang menjadi persoalan sebagaimana dimaksud diatas dapat terjawab dengan satu verrsi dan pemahaman yang sama.
butima sada pandapot dan pemahaman sian au
mauliate.
Naimarata Indonesia
Herman Sagala
Saran... klo bisa, biar generasi skrg ini lebih paham tntg tarombo dan partuturan, alangkah baiknya dibuat skema alur dari marga2 Naimarata mulai dari yg tua ke yg lebih muda.., agar org2 yg belum atau rada paham tntg tarombo bisa lebih memahami... contohnya seperti appara mario sagala...
setau aku... neh yg setau aku lho...
mohon koreksi dari dongan tubu dan ito2ku sekalina..
Borbor adalah pomparan dari sariburaja yang marga-marga keturunannya (mohon koreksi klo ada kesalahan):
Lubis, pasaribu, harahap, sipahutar, matondang, tsrihoran, parapat, batubara, saruksuk, rambe. ini yg aku tau. (masalah urutan marga dari yg tertua ke yg lebih muda aku kurang paham, aku minta saran dan petunjuk yg kompeten)
Naimarata adalah gabungan dari marga2 pinompar ompu guru tatea bulan diluar siraja lontung...
Limbong Mulana membawa marga Limbong..
Sagala Raja membawa marga Sagal
Silau Raja membawa marga-marga Malau. Manik, Murning dan Ambarita.
Marga Damanik adalah marga batak toba yg merantau ke daerah Simalungun yg mana awalnya yg masuk kesana adalah marga Manik (menurut versi cerita orang tua yg aku dengar)
Aku sering kenalan dengan marga Damanik, ketika aku tanya damaniknya damanik apa, ada yg menjawab damanik limbong, damanik sagala, damanik malau. mungkin dongan tubu dan ito2 sekalian jg pernah menemukan hal tersebut. aku ambil kesimpulan, krn daerah simalungun identik dengan marga damanik, maka marga-marga kita mengaptasikan ke marga damanik jika pergi ke daerah simalungun. krn hanya marga asli sana konon yg bisa memiliki tanah didaerah tersebut...
David Endrico Pasaribu
hm aku setuju ama appara Herman Sagala.
setauku juga seperti itu....
Saya yang marga limbong selama ini diajari bahwa Nai Marata tidak pernah ada yang marga Pasaribu, Lubis, dkk yang masuk Bor Bor...
Jadi kalo Nai Marata yah Nai Marata, kalo Bor Bor yah Borbor...
Kadang agak bingung juga marga2 dari Borbor dimasukkan ke dalam Nai Marata,,,,,
Sunday Arm Pasha-ribu
tua an mana pasaribu sama lubis?...dan ise do hita siakkangan?...
Betty Anita Pasaribu
yg saya tahu......lubis siangkangan
tp mslah siapa yg plg tua gak tau.
boa haroa ito
Harli Pasaribu
horas slam kenal, aku mau tanya boleh ya " yang benar mana yah .Naimarata Borbor atau Borbor Naimarata? Mauliate
Kesimpulan PNN Medan :
Oleh karena banyaknya tanggapan yang berlainan dari mereka keturunan Naimarata maka belum dapat dipastikan tanggapan atau pemahaman mana yang benar menurut sebenarnya. Dan dengan ini Punguan Naposo Naimarata Medan (PNN Medan) merencanakan untuk berkunjung ke sianjur mula-mula dihari yang akan datang dan akan menanyakan langsung tentang pemahaman yang sebenarnya menurut tetua yang masih hidup di bonapasogit.
Sumber: Dikutip dari berbagai sumber


